Home > Uncategorized > Lahan Parkir yang Menguntungkan Semua

Lahan Parkir yang Menguntungkan Semua

Jakarta, Kompas -Ketersediaan tempat parkir yang nyaman berkorelasi pada kenaikan jumlah penumpang. Hal ini terlihat di Stasiun Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat. Setelah ada kerja sama penyediaan lahan parkir mobil antara PT KAI Commuter Jabodetabek dan Depok Town Square, jumlah penumpang beranjak meningkat.

Detos bertugas menyediakan lahan parkir bagi mobil para pengguna KRL. Pihak stasiun mengeluarkan surat kuasa yang menyatakan seseorang adalah pengguna KRL. Dengan surat ini, bisa didapatkan tarif parkir khusus.

Bersamaan dengan itu, dibangun juga jalan tembus atau selasar dari tempat parkir ke stasiun sehingga penumpang KRL tidak perlu takut kehujanan karena dilengkapi dengan kanopi. Kerja sama ini difasilitasi Pemerintah Kota Depok.

Setelah program ini berjalan awal tahun 2011, ada peningkatan jumlah penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina. ”Dua bulan terakhir, jumlah penumpang yang berangkat dari sini cenderung meningkat. Bahkan, pada 1 Juni lalu sebanyak 7.416 orang, jumlah ini merupakan angka paling besar selama ini,” kata Taufik, Kepala Stasiun Pondok Cina, Senin (27/6) di Depok, Jawa Barat.

Rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pondok Cina saat ini 7.000 orang per hari. Sebelum ada areal parkir tambahan, rata-rata jumlah penumpang berkisar di angka 5.000 orang per hari.

Peningkatan jumlah penumpang ini berkorelasi dengan kemudahan calon penumpang KRL mencapai stasiun dan mengakses angkutan umum.

Akibatnya, pengguna mobil ke Jakarta bisa ditekan. Lahan parkir yang luas, aman, serta bertarif masuk akal membuat orang tenang meninggalkan kendaraan pribadi di tempat parkir.

Tempat parkir di Detos juga lebih bersih dibandingkan tempat parkir di sekitar stasiun yang terbuka. Di tempat parkir Detos, mobil terlindungi dari sinar matahari ataupun hujan karena terletak di gedung parkir.

Roni, bagian pengontrol parkir Detos, menjamin sistem keamanan di mal ini. ”Kami memberlakukan tarif Rp 4.000 sekali parkir. Tarif ini flat dan dibedakan dengan tarif bagi pengunjung Detos,” kata Roni.

Pengunjung mal dikenai tarif parkir Rp 2.000 untuk dua jam pertama dan maksimal menjadi Rp 6.000.

Pihak Detos menyediakan tempat parkir dua lantai di P3 dan P4. Tercatat 220 pengguna lahan parkir di situ setiap hari. Bagi mereka yang ingin menggunakan sarana ini, kata Roni, cukup menunjukkan surat kuasa dari PT KCJ atau kartu langganan pengguna KRL.

Bagi pengelola mal, kesepakatan ini meningkatkan pendapatan dari optimalisasi lahan parkir. Detos memiliki sepuluh lantai parkir mobil.

Bagi pihak stasiun, kesepakatan ini membuat pendapatan dari penjualan tiket meningkat. Taufik mengatakan, bulan April lalu, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pondok Cina sebanyak 157.860 orang dengan pendapatan Rp 787,78 juta.

Jumlah penumpang terus meningkat. Bulan Mei, jumlah penumpang meningkat menjadi 165.493 orang dengan pendapatan Rp 914,6 juta. Selama Juni sampai tanggal 26 Juni, jumlah penumpang sudah Rp 141.495 orang dengan pendapatan Rp 690,6 juta.

Penyediaan lahan parkir ini menjadi percontohan peningkatan penumpang KRL, yang dicanangkan Kementerian Koordinator Perekonomian. Bagi masyarakat sekitar, keberadaan jalan tembus dari tempat parkir ke stasiun juga dijadikan tempat berjualan. Jalan setapak dirapikan secara sukarela oleh warga. Lahan parkir motor juga disediakan masyarakat setempat. (NDY/ART)

 

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/2011/06/28/03431198/lahan.parkir.yang.menguntungkan.semua

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: