Home > Uncategorized > Ilham Berjanji Benahi Layanan Publik Tahun Ini

Ilham Berjanji Benahi Layanan Publik Tahun Ini

Wajah Kota Masih Kacau.

MAKASSAR  – Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajudin  berjanji  menyelesaikan pembenahan pelayanan publik dalam tahun ketiga pemerintahannya. “Kami akan benahi layanan publik yang belum memuaskan masyarakat pada tahun ketiga,” kata Ilham di kantornya kemarin.

Ilham, Minggu lalu, merayakan  dua  tahun  pemerintahannya bersama Wakil Wali  Kota  Makassar  Supomo Guntur. Sejumlah pengamat menilai kondisi Kota Makassar belum banyak membaik, sehingga  pemerintah  masih harus  bekerja  keras  untuk memberi  pelayanan  kepada masyarakat. Ilham mengakui beberapa kelemahan dalam pelaksanaan pelayanan publik. Kinerja pemerintah  belum  optimal, yaitu dalam penataan transportasi, sehingga masih terjadi kemacetan lalu lintas. Begitu  pula  dengan  penataan pasar tradisional, dan masih adanya pengaduan masyarakat  berkaitan  dengan  pungutan  liar  di  kantor  kelurahan.

Ia berjanji akan mengawal kebijakan  pelayanan  gratis terhadap masyarakat, seperti biaya  sekolah  hingga  SMP, pengobatan, pengurusan administrasi   kependudukan, pemakaman, angkutan anak sekolah, dan bantuan hukum. “Kami pasti proses oknum yang  melakukan  pungutan liar sesuai dengan peraturan kepegawaian,”kata dia.

Sebelumnya, pengamat politik pembangunan dari Universitas  Hasanuddin,  Dedy Tikson, menilai kondisi kota belum  banyak  berubah  dalam dua tahun ini. “Pasar-pasar masih semrawut, seperti tak ada perubahan, malah pedagang kaki limanya semakin menjadi, sehingga  mengganggu  kenyamanan,”katanya. Kesemrawutan itu terlihat di pasar tradisional Makassar Mall kemarin siang. Banyak  pedagang  kaki  lima menggunakan  badan  jalan untuk berjualan di keempat sisi pasar. Bahkan beberapa pedagang di antaranya telah membuat los jualan semipermanen.

“Kami tidak dilarang oleh pengelola pasar. Kami bayar retribusi  setiap  hari,” kata Anto, pedagang kaki lima di sisi barat Makassar Mall. Ketua  Asosiasi  Pedagang Kaki  Lima  Makassar  Mall, Mustafa, mengatakan  pedagang tidak keberatan jika pemerintah  kota  menertibkan los pedagang. Namun mereka minta  diberi  tempat  pengganti. “Asalkan kami juga diperhatikan,  diberi  tempat berjualan.  Los  di  Makassar Mall sudah penuh dan sewanya mahal,”kata dia.

Juru  bicara  Perusahaan Daerah Pasar, Cahyadi, mengatakan penataan pasar tidak mudah dilakukan karena membutuhkan pendekatan  khusus  untuk  mengatur para pedagang kaki lima.“Tidak  semudah  membalikkan telapak tangan untuk menata pasar,”kata dia.

Ditemui  secara  terpisah, Kepala  Dinas  Perhubungan Makassar Chairul Andi Tau mengatakan kemacetan  kerap dipicu oleh parkir di badan jalan, padahal pihaknya kesulitan  mengawasi  usaha yang  tidak  memiliki  lahan parkir.

“Contohnya  toko-toko  di sepanjang Jalan Veteran Utara, banyak tidak punya lahan parkir, jadinya macet selalu di situ,”kata dia. Chairul mengatakan pemilik toko telah lama berjualan di tempat itu, bahkan memiliki perizinan yang lengkap. “Ini yang susah ditata. Kami sering  mengimbau  pemilik usaha agar mengatur kendaraan  pengunjung  supaya  di depan lokasi usahanya tidak macet,”kata dia

Sumber: http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2011/05/10/index.shtml

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: